Laman

Wednesday, December 23, 2015

simeulue aceh HATI-HATI PERAYAAN TAHUN BARU 2016

HATI-HATI PERAYAAN TAHUN BARU 2016 

Perayaan Tahun Baru 2016 di setiap Daerah pasti selalu dirayakan oleh semua orang tidak menutup kemungkinan juga bagi masyarakat Simeulue yang suda menyiapkan segala rencana untuk penyambutan tahun baru 2016.

    Dalam penyambutan Tahun baru 2016 ini hati hati karena kemungkinan mudarat dari perayaan tahun Baru akan terjadi, jika kita salah dalam berbuat dan salah memaknai.
disini kita salaing mengingatkan antar sesama Umat sebab berdasarkan pengalaman yang telah kita lihat sendiri mudarat yang datang berupa teguran langsun dari ALLAH. Swt kepada kita semua.

    Kembali kita mengingat perayan tahun-tahun baru yang telah berlalu. setelah perayaan tahun baru meusiba langsun dari ALLAH. Swt berupa Bencana alam Sunami, Tanah Longsor, Banjir, Gempah Bumi, Meletusnya Gunung Merapi dan masih banyak teguran langsung yang sudah diberikan langsung dari ALLAH. Swt disebabkan karena awal penyambutan tahun baru banyak yang memulai dengan KEMAKSIATAN. 

    Untuk kita semua, jangan karena kegembiran dalam penyambutan tahun baru segala perilaku kesenenagan dunia berupa kemaksiatan tidak segan segan dilakukan. 
    Apalagi Para muda mudi sekarang masih banyak yang kurang memiliki moral  keimanan yang hanyana mengangap kesenangan itu hal biasa seperti mengkonsumsi Narkoba, Judi, Zina dan kemaksiatan lainya, tanpaa memikirkan mudarat yang akan terjadi setelah melakukannya

   Para orang tua disini berperan dan bertanggung jawab penuh terhadap masa depan Anak dan masadepan Agama serta Negara.
Kita sudah ketahui bahwa perayaan tahun baru ini berasal dari orang kafir dan merupakan tradisi mereka. Namun sayangnya di antara orang-orang jahil ada yang mensyari’atkan amalan-amalan tertentu pada malam pergantian tahun. “Daripada waktu kaum muslimin sia-sia, mending malam tahun baru kita isi dengan dzikir berjama’ah di masjid. Itu tentu lebih manfaat daripada menunggu pergantian tahun tanpa ada manfaatnya”, demikian ungkapan sebagian orang. Ini sungguh aneh. Pensyariatan semacam ini berarti melakukan suatu amalan yang tanpa tuntunan. Perayaan tahun baru sendiri adalah bukan perayaan atau ritual kaum muslimin, lantas kenapa harus disyari’atkan amalan tertentu ketika itu? Apalagi menunggu pergantian tahun pun akan mengakibatkan meninggalkan berbagai kewajiban.

  setiap tahun baru pasti mengeluarkan banyak uang yang sebenarya tidak mendapat manfaat dan melakuan pemborosan 
   Firman ALLAH .Swt

 وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ
“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (Qs. Al Isro’: 26-27).

terimakasih semoga menjadi renugan buat kita semua. maaf jika ada kesalahan kata dalam penulisan ini. kebenaran hanyaa berasal dari ALLAH. swt
 
           

Post a Comment